Kekuatan Agregat

Posted: Juli 21, 2013 in Agregat
Tag:

Kekuatan agregat akan berpengaruh pada kekuatan beton, artinya agregat yang lemah tidak akan menghasilkan beton yang kuat dan untuk membuat beton dengan kekuatan tinggi harus menggunakan agregat yang kekuatannya tinggi pula. Kekuatan dan elastisitas agregat, tergantung dari : jenis batuan, susunan mineral, tekstur batuan, atau kristal batuan.

Untuk mengukur kekuatan batuan sebagai agregat dipergunakan cara pendekatan dengan  penguji kekuatan tekan batuan sampai hancur dengan bentuk kubus dengan sisi 50mm atau silinder diameter 25mm atau 50 mm dan tinggi 2 kali diameter benda uji.

Dalam pengujian kekuatan agregat untuk beton ini, terdapat beberapa cara dan istilah yang dipergunakan oleh beberapa negara. antara lain kekuatan hancur, nilai kekuatan pukul ( impact ), dan kekuatan aus, contoh :

a. British standart ( BS – 812 – 1967 ), memakai cara dengan mencari kekuatan hancur ( crushing value ), kekuatan pukul ( impact value ) , ten percent fine value .

b. ASTM Standart C 131 dan C535 , memakai cara uji geseran dengan mesin Los Angels, dan ketahanan aus dinyatakan dalam persen bagian yang aus dari contoh uji agregat kasar ( cara uji ini dianut oleh Indonesia dengan SNI 03 – 2417 – 1997 ).

c. Di Indonesia, cara pengujian dengan bejana Rudeloff pada agregat kasar. kekuatan dinyatakan  dengan persen hancur yang menembus ayakan 2,0 mm terhadap berat contoh uji. ( cara uji tercantum dalam SII 0079 – 79 ). Untuk memeriksa permukaan agregat kasar dapat pula dilakukan dengan cara penggoresan terhadap permukaan agregat dengan menggunakan batang tembaga / kuningan ( menurut cara ASTM C 235 – 68 atau SII 0053 – 1975 ) dan agregat yang lemah hanya diperbolehkan 5 %.

Untuk agregat halus, dilakukan cara uji pasir dengan percobaan giling dan kekerasanya dibanding pasir kuarsa di uji dengan cara yang sama. Nilai keamanan pasir dinyatakan dalam indeks kekerasan. Kekerasan, perbandingan bagian yang aus menembus ayakan 0,30 mm antara pasir contoh dengan pasir kuarsa ( cara uji tercantum dalam Standar Industri no. 78/SI/1975 ).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s